Kemenhaj Buka Rekrutmen Petugas Haji Bulan Januari 2025
Kemenhaj Buka Rekrutmen Petugas Haji Bulan Januari 2026
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi mengumumkan bahwa proses rekrutmen petugas haji 2026 akan dimulai pada bulan ini. Kebijakan ini menjadi langkah awal pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan ibadah haji bagi seluruh jemaah asal Indonesia.
Lowongan Kerja Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Formasi, dan Jadwal Seleksinya
Pemerintah Republik Indonesia melalui instansi terkait kembali membuka Lowongan Kerja Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi Tahun 2026 secara resmi. Rekrutmen ini menjadi kesempatan emas bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Arab Saudi untuk berpartisipasi langsung dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Dengan kebutuhan ratusan tenaga pendukung di berbagai bidang, seleksi ini diprediksi akan diminati oleh banyak pendaftar.
Pembukaan lowongan kerja PPIH Arab Saudi 2026 bertujuan untuk memastikan pelayanan jemaah haji berjalan optimal, profesional, dan sesuai standar operasional. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan umum, formasi jabatan yang jelas, serta jadwal seleksi yang terstruktur.
Persyaratan Umum Pendaftaran Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2026
Setiap pelamar wajib memenuhi persyaratan umum yang telah ditetapkan. Persyaratan ini bersifat mutlak dan menjadi dasar seleksi administrasi. Adapun kualifikasi umum yang harus dipenuhi antara lain:
Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berdomisili di Arab Saudi
Beragama Islam, sehat jasmani, dan tidak dalam kondisi hamil
Laki-laki maupun perempuan dipersilakan mendaftar
Memiliki komitmen tinggi dalam pelayanan jemaah haji
Mampu mengoperasikan Microsoft Office serta aplikasi pelaporan berbasis Android atau iOS, yang dibuktikan dengan surat pernyataan
Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik
Diutamakan memiliki kemampuan berbahasa Arab secara aktif
Mengantongi izin tertulis dari kafil atau sponsor
Memiliki Iqamah (izin tinggal resmi) yang masih berlaku minimal hingga 30 Muharram tahun berikutnya
Selain itu, terdapat ketentuan usia dan status domisili sebagai berikut:
Mukimin (WNI tetap): usia 25–57 tahun
Mahasiswa di Arab Saudi: usia 20–45 tahun, minimal semester 3 jenjang S1 di perguruan tinggi wilayah Arab Saudi
Khusus pelamar dengan keahlian tertentu, terdapat persyaratan tambahan. Pendaftar sebagai pengemudi wajib memiliki SIM dan surat izin mengemudi resmi. Sementara itu, pelamar teknisi harus memiliki keahlian sesuai bidangnya, seperti mekanik, listrik, atau teknologi informasi (IT).
Formasi Lowongan Kerja PPIH Arab Saudi 2026
Dalam Lowongan Kerja Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2026, pemerintah membuka lebih dari 30 formasi jabatan teknis dan fungsional. Beberapa formasi dengan jumlah kebutuhan besar antara lain:
Pelaksana Akomodasi: 60 orang
Pengemudi: 114 orang
Pelaksana Pramusaji dan Kebersihan: 76 orang
Pendamping Jemaah Lansia: 68 orang
Pengendali Transportasi AKAP: 44 orang
Selain itu, tersedia pula formasi lain seperti Penerjemah Dokumen, Tenaga Sekretariat, Media Haji, Teknisi IT Jaringan, Teknisi Listrik, serta berbagai posisi pendukung lainnya. Total kebutuhan mencapai ratusan orang, sehingga peluang untuk lolos seleksi terbuka cukup luas, asalkan pendaftar menyesuaikan keahlian dengan posisi yang dilamar.
Jadwal Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2026
Agar tidak ketinggalan tahapan penting, berikut jadwal resmi seleksi yang perlu diperhatikan:
Pengumuman Seleksi: 15 Januari 2026
Pendaftaran Peserta: 16–23 Januari 2026 (dibuka pukul 00.00 Waktu Arab Saudi)
Verifikasi Dokumen: 17–28 Januari 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 29 Januari 2026
Tes CAT dan Wawancara:
Madinah: 02–04 Februari 2026
Jeddah: 08–10 Februari 2026 (pukul 09.00 WAS)
Tata Cara Pendaftaran Online
Proses pendaftaran Lowongan PPIH Arab Saudi 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi:
👉 Daftar
👉 GABUNG DI GROUP WHATSAPP LOKER KITA, AGAR TIDAK KETINGGALAN INFO LOWONGAN KERJA TERBARU : Disini
Pelamar diwajibkan mengisi data dengan benar, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta memastikan keabsahan informasi yang diberikan. Kesalahan data dapat menyebabkan gugurnya peserta pada tahap administrasi.
